Joki Ujian Masuk Unissula Ditangkap

Seorang pria digelandang ke markas Kepolisian Sektor (Polsek) Genuk, Rabu (12/7) karena tertangkap basah menjadi joki ujian masuk di Universitas Sultan Agung Semarang (Unissula). Pelaku diketahui bernama Setu Abdul Hadi warga Kendal Serut, RT 02 RW 03, Tegal.

Ia dibawa oleh petugas lantaran menjadi joki salah seoarang calon mahasiswa asal Jalan Tanah Merdeka, Susukan, Jakarta.

Kecurangan tersebut bermula dari kecurigaan Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unissula terhadap pelaku saat hendak melaksanakan ujian sekitar pukul 07.30.

Saat dilakukan pengecekan oleh petugas, foto yang terpasang pada kartu peserta atas nama Satrio Purnomo Prabowo yang mendaftar di Fakultas Kedokteran Gigi dan Farmasi memang terlihat mirip dengan pelaku.

“Pas mau tes CBT (Computer Based Test), hendak mau masuk ruangan ujian kita periksa. Ternyata kartu ujian sama sama kartu identitas tidak sama dengan kartu database yang kita punya,” ungkap Ketua Panitia PMB Unissula Amin Purnawan.

Kemudian pihak panitia juga melontarkan beberapa pertanyaan mengenai data diri calon mahasiswa yang menggunakan joki tersebut. Saat ditanya mengenai data diri seperti tanggal lahir dan lain-lain pelaku lebih banyak terdiam.

“Saat ditanya dia lebih banyak diam, lalu kami pisahkan di ruang sendiri, dan kemudian kami bawa ke Polsek Genuk,” tambah Amin

Sementara dari pengakuan pelaku, ia melakukan tindak kecurangan tersebut lantaran disuruh oleh dua orang bernama Andre dan Ririn. Ia juga mengatakan tak mengenal kedua orang tersebut sebelumnya.

“Saya hanya di WA sama Ririn, Jumat kemarin, bilangnya ya itu dimintai tolong untuk joki. Padahal saya tidak kenal mereka. Saat saya tanya mereka tidak menjawab,” jelasnya.

Meskipun demikian, pelaku tidak menolak permintaan tersebut dan melakukan tindak kecurangan yakni perjokian. Bahkan Setu juga sempat mengirimkan foto pribadinya ketika diminta Ririn melalui ponsel.

Ia juga mengaku sebelum melaksanakan ujian ia sempat bertemu dengan Andre dan Ririn di parkiran mobil Kampus Unissula. “Di situ saya disuruh masuk ke dalam mobil dan dikasih kartu ujian dan kartu identitas yang sudah ada foto saya,” jelasnya.

Setelah menerima dua kartu kemudian Setu disuruh turun dan segera masuk mengikuti ujian. Menurutnya, di dalam mobil tersebut terdapat Andre dan Ririn dan beberapa orang lain yang berjumlah lima orang.

177total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *