Harga Beras Kemasan Plastik di Bengkulu Melonjak Tajam

Harga beras kemasan plastik berbagai ukuran dan merek di Bengkulu, sejak beberapa pekan ini melonjak tajam dari sebelumnya. Besarnya kenaikan antara Rp 10.000 hingga Rp 22.000 per karung.

Sementara harga beras kualitas medium di sejumlah pasar tradisional di Bengkulu, saat ini masih stabil di bawah Rp 10.000/kg. Meski terjadi kenaikan tidak lebih dari Rp 200 per kg dari sebelumnya. Demikian pula stoknya di pedagang dalam keadaan cukup.

Pantuan SP di beberapa pasar tradisional di Bengkulu, Selasa (16/1), menyebutkan, harga beras kemasan plastik berbagai merek melonjak tajam, seperti beras merek kembang kol dari semula Rp 115.000 per karung naik menjadi Rp 127.000 per karung isi 10 kg. Beras merek lainnya semula Rp 260.000 kini menjadi Rp 280.000 per karung isi 20 kg.

Hampir seluruh beras kemasan plastik dari berbagai merek di Bengkulu mengalami kenaikan antara Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per karung ukuran 20 kg dari hari sebelumnya. Sedangkan harga beras jenis medium atau beras Bulog masih stabil.

Meski beras Bulog mengalami kenaikan saat ini paling tinggi Rp 500 per kg dari harga sebelumnya. Harga beras Bulog saat ini ditingkat pedagang pengecer Rp 9.875 kg atau masih di bawah harga Rp 10.000/kg.

“Dari pantuan kami di lapangan, harga beras medium masih stabil Rp 9.875 kg dan stoknya di tangan para pedagang melimpah dan dijamin tidak akan kekurangan,” kata Kepala Disperindag Bengkulu, Lierwan melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Erik Rizal, di Bengkulu, Selasa (16/1).

Ia mengatakan, stok beras Bulog di Bengkulu, saat ini mencapai 8.000 ton. Stok ini dapat mengatasi kebutuhan beras hingga Maret mendatang. “Jadi, stok beras medium di Bengkulu, dijamin tidak akan kekurangan untuk tiga bulan ke depan karena stok beras Bulog capai 8.000 ton,” ujarnya.

Selain itu, jika harga beras medium mengalami kenaikan yang signifikan, maka Bulog akan melakukan operasi pasar di daerah ini untuk menstabilkan harga bahan pangan tersebut.

“Yang jelas, saat ini harga beras kualitas medium di Bengkulu stabil meski mengalami kenaikan tidak lebih dari Rp 500/kg. Kenaikan ini sampai sekarang tidak dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

Erik menambahkan, pihaknya bersama instansi terkait setiap hari terus melakukan pemantuan harga beras di sejumlah pasar tradisional di daerah ini. “Dari hasil pantuan kita harga beras medium masih stabil dan stoknya melimpah,” ujarnya.

Harga beras kemasan plastik berbagai merek meningkat tajam belakangan ini, karena didatangkan dari luar Bengkulu, di antaranya Lampung dan Pulau Jawa, sehingga biaya angkutnya tinggi.

Dengan demikian, harga jual beras tersebut kepada konsumen di Bengkulu meningkat tajam dari sebelumnya. Namun, kenaikannya hanya bersifat sementara karena sebentar lagi petani di sejumlah daerah di Bengkulu, akan melaksanakan panen raya.

“Ada ratusan hektare tanaman padi di Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan dan beberapa daerah lainnya di Bengkulu, akan panen pada bulan Februari dan Maret. Dengan demikian, tiga bulan ke depan produksi beras lokal akan melimpah, sehingga harga beras kemasan plastik akan turun,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Satgas Pangan Bengkulu, AKBP Edy Sujatmiko mengatakan, pihaknya saat ini fokus memantau kestabilan harga bahan pangan, termasuk beras di daerah ini.

“Dari hasil pantuan anggota intel dan reserse di lapangan harga bahan pangan di Bengkulu, masih stabil termasuk beras kualitas medium. Harga beras medium meski terjadi paling tinggi Rp 200-Rp 500 per kg dari sebelumnya dan kenaikan ini belum menganggu daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah,” ujarnya.

Edy mengimbau para pedagang tidak menaikkan harga secara sepihak dan melakukan penimbunan bahan pangan sehingga menyebabkan harganya melonjak. “Pedagang yang terbukti menaikan harga sepihak dan menimbun bahan pangan akan kita proses secara hukum,” ujarnya.

Jika harga beras medium melonjak di Bengkulu, maka akan dilakukan operasi pasar cadangan beras pemerintah (OPCBP) yang ada di daerah ini guna menstabilkan harga bahan makanan pokok tersebut.

Namun, dari hasil pengecek anggota di lapangan harga beras kualitas medium di Bengkulu, sampai saat ini masih stabil dan harganya sesuai HET yang ditetapkan pemerintah di bawah Rp 10.000 per kg.

95total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *