Hanura Yakin Masuk 4 Besar Pemilu 2019, Ini Alasannya

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan percaya diri mematok target masuk empat besar perolehan suara pemilu legislatif 2014, dan pekan ini melaksanakan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk mematangkan strategi mewujudkan ambisi tersebut.

Rapimnas bertempat di Hotel The Stones, Bali, berlangsung pada 4-6 Agustus 2017. Ajang itu akan mengumpulkan kader utama seluruh Indonesia untuk ikut menyumbangkan pikiran guna mencapai target empat besar pemenang pemilu serentak 2019.

“Rapimnas kali ini sangat serius. Kami mempersiapkannya beda dengan sebelumnya. Pertama, titik berat kami membahas pemilu legislatif, di mana menjadi pertaruhan bagi kami. Kami ingin masuk ke empat besar pemenang pemilu,” kata Ketua Steering Commitee (SC) Djafar Badjeber dalam konferensi pers, Kamis (3/8).

Untuk itu, Rapimnas juga akan membahas strategi partai agar bisa lolos dalam verifikasi administrasi maupun faktual pemilu 2019, seandainya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskannya.

“Lalu kami akan bahas bagaimana Hanura mencapai Parliamentary Threshold. Ini sejalan dengan tujuan kami masuk empat besar pemenang pemilu,” kata dia.

70 Anggota DPD Bergabung
Sekretaris Organizing Commitee (OC) Beny Ramdani menyatakan pihaknya memiliki modal politik yang kuat, sehingga target empat besar di pemilu 2019 bukanlah hal muluk.

Modal itu adalah kepemimpinan politik Ketua Dewan Pembina Wiranto dan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO). Lalu ada 16 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang saat ini menjabat, ditambah 70 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang sudah menyatakan siap bergabung ke Hanura. Dari 70 anggota DPD itu, 40 orang akan menjadi caleg Hanura.

“Dari situ saja, minimal kami sudah bisa optimis dapat di angka 56 kursi DPR,” kata Beny.

Untuk mencapai kursi yang lebih, Hanura menargetkan pembentukan struktur pengurus partai di seluruh Indonesia sehingga jumlahnya 100 persen. Ditargetkan pada Desember tahun ini, formasi kepengurusan terbentuk di 100 persen kepengurusan tingkat kecamatan seluruh Indonesia.

“Tahun ini, kita targetkan 50 persen kepengurusan tingkat desa terpenuhi. Dan 2018, 100 persen pengurus tingkat desa terbentuk. Ini bentuk penguatan infrastruktur yang harus kami bangun,” jelasnya.

Sangat Yakin
Ketua OC Rapimnas Inas Nasrullah Zubir menambahkan bahwa kader seluruh Indonesia merasa yakin karena berkaca pada raihan suara selama ini. Di pemilu 2009, raihan suara Hanura sekitar 3,8 persen dari total suara nasional. Di 2014, raihan suara naik ke angka 6 persen.

“Artinya tren naik. Jadi minimal naik 10 persen, pasti bisa. Apalagi kita punya dukungan, yakni bergabungnya 40 orang anggota DPD RI. Ini juga keuntungan Hanura,” kata Inas.

Dari 17 anggota DPR terpilih, pihaknya juga sudah memetakan di mana 14 kursi diraih di daerah pemilihan (dapil) yang sama. Artinya wilayah itu adalah kantongnya Hanura.

“Jadi kita tinggal meningkatkan lagi. Kader Hanura yakini itu,” katanya.

120total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *