Hakim Tipikor Putuskan Nasib Gubernur Nonaktif Sultra Nur Alam Hari Ini

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengagendakan sidang putusan perkara dugaan korupsi yang menyeret Gubernur nonaktif Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam hari ini, Rabu 28 Maret 2018.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri telah menghadirkan sejumlah saksi pada persidangan sebelumnya. Saksi-saksi tersebut dihadirkan untuk menguatkan dakwaan perkara korupsi yang menjerat Nur Alam.

Nur Alam sendiri didakwa merugikan negara sebesar Rp4,3 triliun ketika menjabat Gubernur Sultra. Nur alam diduga menyalahgunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi.

Nur Alam didakwa melakukan perbuatan melawan hukum dalam memberikan Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan, Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi. Persetujuan Peningkatan IUP Eksplorasi menjadi IUP Operasi Produksi tersebut diberikan kepada PT Anugerah Harisma Barakah (AHB).

Perbuatannya itu dipandang merugikan negara dan memperkaya diri sendiri sebesar Rp2,7 miliar. Kemudian, Nur Alam juga diduga memperkaya PT Billy Indonesia sebesar Rp1,5 miliar.

Sesuai perhitungan, kerugian terkait kerusakan tanah dan lingkungan akibat pertambangan PT AHB di Kabupaten Buton dan Bombana, sebesar Rp2,7 triliun. Jumlah tersebut dihitung oleh ahli kerusakan tanah dan lingkungan hidup.

Atas perbuatannya itu, Jaksa KPK mengajukan tuntutan cukup tinggi terhadap Nur Alam. Jaksa menuntut Nur Alam dengan hukuman pidana 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Selain itu, Nur Alam juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp2,7 miliar dan meminta agar majelis Hakim mencabut hal politiknya.

Atas perbuatannya Nur Alam didakwa melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

42total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *