Hakim Ketua Berhalangan Hadir, Sidang Kasus Korupsi Setnov Dilanjut Pekan Depan

Maqdir Ismail selaku kuasa hukum terdakwa perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, ‎Setya Novanto, memastikan bahwa tidak ada jadwal persidangan untuk kliennya pada hari ini. Sebab, Ketua Majelis Hakim Yanto yang memimpin persidangan Setnov, berhalangan hadir.

“Tidak ada sidang untuk Pak SN (Setya Novanto). Hakim Ketua sebagai Ketua Pengadilan ada kegiatan di Mahkamah Agung,” kata Maqdir Ismail saat dikonfirmasi Okezone, Kamis ‎(1/3/2018).

Maqdir menambahkan, persidangan untuk terdakwa Setnov sendiri akan kembali digelar pada Senin, 5 Maret 2018. Agenda persidangan pada Senin, 5 Maret 2018 tersebut masih pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Ya untuk jadwal Senin masih pemeriksaan saksi,” singkat Maqdir.

Setnov sendiri merupakan terdakwa perkara korupsi e-KTP. ‎Dia didakwa secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan ‎kerugian negara sekira Rp2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013.

Setya Novanto selaku mantan Ketua fraksi Golkar diduga mempunyai pengaruh penting untuk meloloskan anggaran proyek e-KTP yang sedang dibahas dan digodok di Komisi II DPR RI pada tahun anggaran 2011-2012.

Atas perbuatannya, Setya Novanto didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎

88total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *