Gugatan Dikabulkan, Rhoma Irama: Partai Idaman Masih Solid

Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) Rhoma Irama menegaskan bahwa kader-kader partainya masih solid, terutama di daerah. Rhoma mengakui keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak meloloskan Partai Idaman di tahapan pendaftaran, tidak membuat kader-kadernya di daerah berpindah ke parpol lain.

“Sampai saat ini Idaman masih solid. Waktu diumumkan kami tidak memenuhi kelengkapan dokumen. Alhamdulillah, teman-teman Idaman di seluruh Indonesia bergeming. Masih ada harapan kepada kami,” ujar Rhoma setelah Bawaslu menerima laporannya di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin 14, Jakarta, Rabu (15/11).

Rhoma mengatakan bahwa kader-kader Partai Idaman tetap bekerja keras untuk memenuhi persyaratan pendaftaran sesuai dengan perintah undang-undang dan peraturan KPU. Dia tidak pernah mendengar ada kader partai Idaman yang mundur hanya karena keputusan KPU.

“Saya tidak dengar itu. Sedikit pun saya tidak dengar. Alhamdulillah. Kita tidak bisa berandai-andai. Yang pasti sampai hari ini belum pernah terjadi,” tandas dia. Rhoma bersyukur karena Bawaslu menerima laporan partainya atas dugaan pelanggaran administrasi pemilu yang dilakukan KPU pada saat tahapan pendaftaran.

Pelanggaran tersebut telah membuat partai Idaman gagal dalam proses pendaftaran. “Pertama, saya bersyukur kepada Allah SWT. Kedua saya bangga dengan teman-teman terutama Sekjen dan tim TI kami. Juga kuasa hukum kami yang telah bekerja keras secara profesional. Terima kasih juga kepada Bawaslu dan KPU. KPU telah meloloskan, katakanlah, permohonan kami untuk bisa diterima,” tutur dia.

Dia berharap ke depannya, asas pemilu yang jujur dan adil benar-benar diterapkan. “Kami mohon dengan sangat ke penyelenggara pemilu dan pemerintah kita wujudkan pemilu yang bermartabat, jurdil, dan tidak diskriminatif, sehingga demokrasi di negara kita ini bisa lebih maju,” ujarnya.

Sebelumnya, Bawaslu mengabulkan gugatan yang diajukan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Hendropriyono, Partai Idaman, dan Partai Bulan Bintang. Sistem informasi partai politik (Sipol) yang digunakan KPU sebagai dasar penilaian persyaratan pendaftaran dianggap tidak berdasar.

37total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *