Gerindra Siapkan Poros Ketiga untuk Usung La Nyalla

Peluang La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk maju sebagai calon gubernur Jatim semakin terbuka.

Partai Gerindra meminta ketua Kadin Jatim tersebut mencari tambahan dukungan partai lain untuk melengkapi persyaratan minimal pengajuan calon.

Kemarin (11/12) beredar surat tugas dari DPP Partai Gerindra yang ditandatangani Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani.

Surat itu berisi beberapa poin penting. Antara lain, Gerindra sedang memproses usul untuk menjadikan La Nyalla cagub Jatim.

Selain itu, La Nyalla diminta mencari dukungan dari partai lain untuk melengkapi persyaratan pencalonan.

DPP Gerindra juga meminta pria 58 tahun kelahiran Jakarta tersebut menyiapkan kelengkapan pemenangan. La Nyalla diberi waktu hingga 20 Desember untuk menjalankan semua itu.

Meski mengaku masih akan mengecek keasliannya, Ketua Bidang Politik DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membenarkan poin yang ada dalam surat tersebut.

Menurut dia, partainya memang meminta La Nyalla mencari dukungan partai lain. ”Kami memberikan kesempatan kepada La Nyalla,” ucapnya.

Partainya, kata wakil ketua Komisi II DPR itu, tidak bisa mengusung sendiri La Nyalla sebagai cagub.

Sebab, Gerindra hanya punya 13 kursi di DPRD Jatim, kurang 7 kursi dari syarat minimal untuk mengusung cagub sendiri.

Jika nanti ada partai lain yang mendukung La Nyalla dan suara dukungan mencukupi, Gerindra akan mengusung mantan ketua umum PSSI tersebut.

Pihaknya pun akan membuat poros ketiga untuk bersaing dengan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang diusung PDIP dan PKB serta Khofifah Indar Parawansa yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, dan Partai Hanura.

Riza mengatakan, dukungan kepada La Nyalla sangat bergantung pada dukungan partai lain. Saat ini pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan PAN dan PKS untuk mengusung La Nyalla.

Pembicaraan masih terus dilakukan. Gerindra akan memutuskan sikap resminya pada akhir bulan ini. ”Kami belum bisa sebutkan tanggal. Pokoknya, akhir bulan ini kami umumkan,” tegas dia.

Sementara itu, La Nyalla membenarkan telah menerima surat tugas dari Gerindra. Dia juga menegaskan kesiapannya untuk menjalin komunikasi dengan partai lain, terutama PAN.

Sebab, hingga kini memang hanya PAN yang belum memutuskan dukungan. Meski demikian, La Nyalla masih akan fokus berkomunikasi dengan Gerindra pusat.

Meski telah mengantongi surat dari DPP Gerindra, La Nyalla belum berencana turun ke DPD dan DPC Gerindra di Jatim.

Dia tidak mau mengutak-atik daerah sebelum pengurus daerah menerima arahan langsung dari Prabowo.

”Saya langsung koordinasi dengan partai. Saya selesaikan yang di Jakarta dulu,” jelasnya ketika dikonfirmasi kemarin.

Pada bagian lain, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa partainya cenderung mendukung pasangan Khofifah-Emil Dardak.

Dia memastikan bahwa ada komunikasi PAN dengan Khofifah dan Emil terkait dukungan itu. ”Tentu pertimbangannya politik. Politik kan take and give,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi PAN DPR Yandri Susanto menambahkan, PAN mendukung Khofifah-Emil karena melihat sosok Khofifah yang memiliki perhatian besar terhadap Jatim.

”Dari tingkat kesungguhan sudah teruji, tiga kali ikut pilkada tidak mutung. Bu Khofifah punya kemauan keras,” katanya.

100total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *