Freeport Dukung Pelajar Papua Cegah Penularan HIV/AIDS

Dalam rangka peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember, puluhan pelajar SMP dan SMA/SMK se-kabupaten Mimika, menggelar kampanye edukasi HIV/AIDS kepada sesama kalangan pelajar, remaja dan masyarakat umum.

Acara yang didukung penuh oleh Community Health Development PT Freeport Indonesia (PTFI) ini, melibatkan semua pemangku kepentingan terkait yaitu, Yayasan Peduli AIDS (Yapeda), SMKN 03 Timika, SMA Tiga Raja Timika dan Puskesmas Timika.

Koordinator program penanggulangan HIV Community Health Development PTFI, Benny Angkus, mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama antar pemangku kepentingan di Kabupaten Mimika untuk mengurangi jumlah pengidap HIV positif. Pasalnya, kata dia, pengidap HIV/AIDS di kalangan pelajar mulai meningkat.

“Menurut data Komisi Penanggulangan AIDS, jumlah orang yang hidup dengan AIDS (ODHA) tahun ini sudah mencapai 5.029 kasus, dan untuk pemuda sudah ada puluhan. Lewat kegiatan ini, kami ingin menciptakan dan memperkuat hubungan kerja sama antar lembaga dalam memerangi virus penularan HIV/AIDS di Kabupaten Mimika,” papar Benny, Selasa (5/12).

Salah satu bentuk kampanye yang dilakukan adalah melalui kegiatan kompetisi Dance for Life di SMK 3, Mimika, yang diikuti lebih dari 800 pelajar. “Kampanye dilakukan masing-masing perwakilan sekolah melalui grup dancer,” kata Benny.

Sesuai dengan tema, setiap grup dancer perwakilan sekolah memperagakan gerakan-gerakan bebas yang memiliki makna ajakan untuk membuat kelompok yang bergerak dalam visi misi positif, maju bersama menanggulangi HIV/AIDS serta tidak membenci para pengidap, namun memberikan penghiburan.

Kegiatan kampanye lain yang dilakukan dalam rangka hari AIDS adalah peer educator Kabupaten Mimika. Kegiatan ini, didukung oleh PTFI bekerja sama dengan dukungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan AIDS. Kegiatan ini, berupa outbond training dan diikuti 70 perwakilan siswa yang menjadi peer educator.

Rangkaian kegiatan lainnya, adalah lomba debat bahasa Inggris dengan tema AIDS yang juga melibatkan lebih dari 500 pelajar. “Semuanya dilakukan untuk mendorong kolaborasi bersama dan upaya integrasi untuk memerangi HIV/AIDS di Papua,” kata Benny.

31total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *