Fredrich Yunadi Kembali Jalani Sidang Kasus Merintangi Penyidikan E-KTP

Terdakwa kasus merintangi proses penyidikan korupsi pengadaan e-KTP, Fredrich Yunadi kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Agenda sidang lanjutan kali ini masih proses pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, belum diketahui, siapa saja sosok yang akan dihadirkan untuk memberikan kesaksian di proses meja hijau tersebut.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut KPK menghadirkan dua Dokter RS Permata ‎Hijau Jakarta yang akan digali keterangannya yakni, Dokter Alia dan Dokter Michael Chia Cahaya.

Pada dakwaan Fredrich, Dokter Alia sendiri merupakan pihak yang dihubungi oleh Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo yang juga terdakwa kasus ini. Jaksa Penuntut KPK, mendakwa Fredrich telah melakukan rekayasa medis bersama-sama dengan Bimanesh.

Pada dakwaan Jaksa Penuntut KPK, Bimanesh menghubungi dokter Alia yang saat itu menjabat sebagai Plt Manajer Pelayanan Medik RS Medika Permata Hijau untuk menyediakan ruang VIP untuk rawat inap Setnov.

Fredrich didakwa dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka atau terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi.

Atas perbuatannya Fredrich disangkakan dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

43total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *