Elektabilitas Tinggi, Anies Masuk Radar Gerindra Dampingi Prabowo di Pilpres 2019

Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro menyambut baik hasil survei Indo Barometer, yang menempatkan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di posisi pucuk untuk sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) paling layak pada Pemilu 2019.

Menurutnya, dengan modal elektabilitas yang tinggi, Anies akan masuk dalam radar Gerindra untuk disandingkan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai pasangan capres dan cawapres 2019. Pasalnya, salah satu pertimbangan Gerindra dalam mendukung seseorang itu berdasarkan elektabilitas.

“Elektabilitas Anies yang sangat tinggi sudah barang tentu masuk dalam radar atau pantauan dari DPP Partai Gerindra,” ungkap Nizar saat berbincang dengan¬†Okezone, Rabu (6/12/2017).

Meski begitu, bukan berarti Gerindra akan mengusung duet Prabowo Anies di Pilpres 2019. Selain harus melalui mekanisme dan tahapan-tahapan di partai, Gerindra juga perlu mempertimbangkan posisi Anies yang saat ini menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“Apakah Bapak Anies itu layak disandingkan dengan Pak Prabowo? Tentunya ada mekanisme-mekanisme yang akan dilalui. Tapi, elektabilitas yang tinggi itu juga menjadi sebuah penilaian dari DPP Partai Gerindra untuk memasukkan nama beliau di posisi nominasi wapres tentunya,” katanya.

Sekadar informasi, berdasarkan pertanyaan terbuka dalam survei Indo Barometer, elektabilitas Anies 10,5%. Sementara berdasarkan pertanyaan tertutup dengan dibatasi 12 nama cawapres, elektabilitas Anies meningkat menjadi 11,8%.

Di posisi berikutnya, ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 10,3% Panglima TNI Gatot Nurmantyo 9,3%, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil 7,3%, Presiden PKS Sohibul Iman 5,4%, mantan Panglima TNI Moeldoko 3%, dan Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani 2,8%.

Sementara, jika disimulasikan menjadi cawapres Prabowo, elektabilitas Anies meningkat hampir dua kali lipat yakni menjadi 22,5%. Anie mengalahkan tokoh-tokoh lainnya, seperti Sohibul Iman 4,2%, serta Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang masing-masing hanya memperoleh 0,1%.

27total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *