Dua Draf PKPU Tahapan Pemilu 2019 Telah Dikirimkan ke DPR

0

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan, pihaknya telah mengirimkan dua versi draf Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu 2019 ke DPR untuk dilakukan konsultasi, Rabu (21/6) kemarin. Dua versi PKPU Tahapan ini, mengacu pada UU Pemilu dan RUU Pemilu yang saat ini sedang dibahas oleh DPR dan Pemerintah.

“Satu draf PKPU mengacu pada RUU Pemilu yang saat ini masih dalam proses pembahasan oleh DPR dan Pemerintah, dan satu versi lain masih mengacu UU Pemilu yang saat ini masih berlaku, yaitu UU 8/2012 dan UU 42/2008,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis (22/6).

Dengan menyerahkan dua draf PKPU Tahapan ini, kata Pramono, pihaknya menunjukkan bahwa KPU siap menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan skenario apapun, baik dengan UU yang baru ataupun seandainya pemerintah dan DPR sepakat kembali ke UU yang lama.

“Jadi pada dasarnya KPU tidak diam saja menunggu pengesahan RUU Pemilu dan terkesan hanya fokus pada persiapan Pilkada 2018,” tandas Komisioner yang menjadi Koordinator Divisi Perencanaan, Keuangan, dan Logistik di KPU.

Langkah KPU Hadapi Pemilu 2019

Selain menyiapkan dua versi draf PKPU Tahapan tersebut, lanjut Pramono, KPU juga sudah menyiapkan beberapa langkah menghadapi Pemilu 2019. Langkah pertama, kata dia adalah KPU telah membentuk dua gugus tugas, baik di tingkat komisioner maupun kesekjenan.

“Satu gugus tugas bertanggung jawab menangani Pilkada 2018 dan satu gugus tugas lain menangani Pemilu 2019,” ungkap dia.

Langkah kedua, kata dia KPU telah memperbaiki Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang nanti akan digunakan dalam proses verifikasi parpol calon peserta pemilu 2019. Bahkan, KPU telah beberapa kali melakukan sosialisasi Sipol ini kepada partai-partai politik.

“Sehingga, kapanpun tahapan Pemilu 2019 dimulai maka KPU dan partai-partai politik telah sama-sama siap melaksanakan tahapan verifikasi parpol, yang termasuk tahapan awal dalam pelaksanaan Pemilu 2019,” jelas dia.

Langkah ketiga, tambah Pramono mengenai DPT, KPU juga telah melakukan serangkaian persiapan, terutama kompilasi data pemilih paling update dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Melalui Rapat Koordinasi yang dilakukan Minggu yang lalu, KPU telah mengkompilasi data pemilih paling mutakhir, yang meliputi DPT pemilu/pilkada terakhir, daftar pemilih tambahan (DPTb), dan daftar pemilih pemula hasil koordinasi KPU kab/kota dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) masing-masing pemerintah daerah.

“Langkah terakhir adalah KPU juga telah mulai melakukan analisis kebutuhan logistik dan SDM untuk pemilu 2019 yang melibatkan seluruh KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota. Dalam analisis kebutuhan logistik tersebut KPU juga mencermati apakah ada pemekaran jumlah desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota yang terjadi sejak Pemilu 2014,” pungkas dia.

149total visits,2visits today

Share.

About Author

Leave A Reply