DPR Bawa Resolusi soal Rohingya ke Forum Parlemen Dunia

Parlemen Indonesia akan membawa resolusi terkait kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer dan kelompok ekstrimis di Rohingya, Myanmar, pada pelaksanaan World Parliamentary Forum yang akan diselenggarakan di Bali pada 6-7 September 2017.

Ketua Badan Kerjasama antar Parlemen (BKSAP) Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, sebagai salah satu negara ASEAN, Myanmar tidak bisa mengklaim kejahatan terhadap Rohingya sebagai masalah internal. “Indonesia akan membawa resolusi tentang Myanmar, bahwa kekerasan terhadap Rohingya tidak bisa lagi ditolerir. Masalah kemanusiaan ini menjadi keprihatinan kita semua,” kata Nurhayati, di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/8).

Nurhayati menegaskan, kejahatan kemanusiaan harus menjadi tanggung jawab seluruh negara termasuk Indonesia. Untuk itu, ia akan mendesak pemerintahan Myanmar menghentikan pembantaian tersebut.

“Jadi saya kira resolusi nanti akan memberikan solusi dan masalah kemanusiaan ini harus segera dihentikan,” tegas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Jika pemerintahan Myanmar tidak mengindahkan resolusi tersebut, Nurhayati meminta, agar ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) menjatuhkan sanksi tegas berupa suspend (pemberhentian sementara). “Kalau nanti Myanmar ini tidak mengindahkan maka kita meminta AIPA ini memberikan suspend,” ucapnya.

78total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *