DPO Kasus Narkoba, Wakil Ketua DPRD Bali Terus Diburu Polisi

Puluhan anggota kepilisian gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali mendatangi Gedung DPRD Bali, Kamis (9/11). Kedatangan petugas tersebut dalam rangka penggeledahan ruang kerja tersangka Jro Komang Swastika alias Mang Jangol namun, hasilnya nihil untuk narkoba.

Penggeledahan dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. “Silahkan laksanakan tugas dengan baik sesuai tugas yang sudah diberikan,” tegas Kompol Gatra saat beri pengarahan.

Penggeledahan dilakukan sekitar 30 menit di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Bali, Komang Swastika alias Mang Jangol. Mang Jangol saat ini masuk DPO dan diburu polisi seluruh Indonesia. Setelah memeriksa ruang tersebut, polisi tidak menemukan barang terlarang terkait kasus Mang Jangol.

“Sesuai aturan kita koordinasi dulu dengan pimpinan DPRD Bali dan disetujui dilaksanakan penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan (Mang Jangol-red). Hasilnya nihil,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Kamis (9/11).

Penggeledahan tersebut dilakukan, lanjut Kombes Hadi, berdasarkan perintah Kapolda Bali karena Mang Jangol saat di tes urine setahun lalu positif mengonsumsi sabu-sabu (SS). “Anggota kami cek satu per satu tempat aktivitasnya. Semua diperiksa, tempat kerja, laci, pembukuan dicek tapi tidak ditemukan hal-hal berhubungan dengan kasusnya,” ungkap mantan Kapolres Gianyar ini.

Terkait pengejaran bandar narkoba ini, menurut Hadi, pihaknya bekerja sama dengan Satgas CTOC dan sampai sekarang masih melakukan pengejaran. Ia berharap dalam waktu dekat Mang Jangol bisa ditangkap.

“Pada kesempatan ini mungkin didengar sama yang bersangkutan, kami harapkan untuk menyerahkan diri. Dia masih di Bali,” tegasnya.

Hingga saat ini tim khusus sedang memburu dua DPO kakak-beradik, Wayan Sunada alias Wayan Kembar dan Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose “warning” kedua DPO tersebut secepatnya menyerahkan diri.

“Kalau mereka datang baik-baik akan diperlakukan dengan baik. Kalau dia bawa senjata, melakukan perlawanan maka kita akan melakukab tindakan tegas. Saya sudah perintahka kepada anggota jangan ragu-ragu,” tegas Kapolda.

Apalagi hasil olah TKP di rumah Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta, Denpasar, ditemukan senpi ilegal dan narkotika jenis sabu-sabu (SS). “Apalagi pelaku terpengaruh dengan zat adiktif terkandung dalam narkotika. Saya imbau segera serahkan diri, kalau tidak akan berhadapan dengan kami,” tegas Golose.

Golose kembali menyampaikan 60 sampai 70 persen kurir narkoba orang Bali. Oleh itu pihaknya berusaha menekan jumlahnya sehingga tidak merusak Bali.

“Sejak saya masuk (jadi Kapolda, red) sudah bentuk Satgas CTOT salah satu sasarannya memerangi narkotika. Juga bentuk pasukan uniform yaitu Sabata untuk menegah street crime. Saat ini terjadi penurunan signifikan khususnya terkait organize crime,” ujarnya

42total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *