Destinasi Wisata yang Punya Sejarah Telan Ribuan Nyawa Manusia dalam Semalam

LIBURAN mengunjungi obyek wisata seperti danau memang dapat menyegarkan pikiran dan menenangkan jiwa. Dengan berlibur ke danau, seseorang juga dapat meluluhkan segala stres dan beban yang ada di pundak, karena pemandangannya yang sungguh membuat siapapun yang melihatnya berdecak kagum

Namun, bagaimana jika yang Anda kunjungi adalah danau bekas bencana alam? Hhm, terdengarnya sedikit agak menakutkan memang. Apalagi jika danau yang satu ini pernah menelan lebih dari 1.746 manusia dalam satu malam! Hiiiihhhh, mengerikan, ya!

“Saya tidak dapat berbicara. Saya tidak sadarkan diri. Saya tidak bisa membuka mulut karena saat itu saya merasakan sesuatu yang mengerikan. Saya mendengar anak perempuan saya mengisyaratkan sebuah dengkuran yang mengerikan dan sangat tidak normal. Ketika menyebrang ke tempat tidur, saya roboh dan jatuh. Saya ingin bicara tapi napas saya susah keluar, putri saya sudah meninggal,” ucap Joseph Nkwain, salah satu korban selamat dari bencana alam paling aneh dalam sejarah, pada 21 Agustus 1986 silam, dikutip dari Atlas Obscura, Jumat (29/9/2017).

Di kalangan warga sekitar danau yang pernah menelan banyak korban tersebut dijuluki danau buruk. Danau yang memiliki nama asli Danau Nyos ini berada di wilayah barat laut Kamerun, Afrika.

Danau Nyos bukanlah sekadar danau biasa, tapi danau tersebut juga memiliki kisah-kisah yang mengerikan tentang roh jahat yang muncul dari danau untuk membunuh orang yang ada di dekatnya dan cerita rakyat yang menakutkan lainnya.

Danau Nyos merupakan danau yang terbentuk di sebuah kawah vulkanik yang terbuat 400 tahun lalu. Danau tersebut memiliki kadar karbondioksida yang tinggi karena terbentuk oleh aktivitas vulkanik yang terjadi di dasarnya. Dalam keadaan normal, gas ini dilepaskan seiring berjalannya waktu saat air danau berubah.

Namun, pada Danau Nyos, bukannya melepaskan gas, justru menyimpan tekanan tekanan tinggi. Perairan dalamnya semakin panas dengan gas sampai lebih dari lima galon karbondioksida, dengan kata lain Danau Nyos serupa bom waktu.

Danau Nyos pernah meledak pada 21 Agustus 1986 dan menjadi bencana besar. Air danau tampak seperti air mancur setinggi 300 kaki atau setara dengan 91 meter lebih ke udara dan menciptakan tsunami kecil. Tapi, yang jauh lebih mematikan dari airnya ialah gas yang terdapat di dalamnya.

Sewaktu bencana alam terjadi, sekira 1,2 kilometer kubik gas karbondioksida dilepaskan dalam waktu sekitar 20 detik. Sangat singkat! Gelombang besar gas mematikan ini menyapu bersih nyawa penduduk yang berada di pedesaan sekitar danau. Desa-desa di dekat danau hampir tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup waktu itu, hanya menyisakan enam orang yang selamat..

182total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *