Catat! Ini Rangkaian Pemeriksaan Data Parpol Peserta Pemilu 2019

Partai politik yang akan mengikuti Pemilu 2019 harus melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Salah satu persyaratan wajib yang mesti ditempuh parpol adalah mengisi data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Lalu data yang telah diiisi oleh parpol ke dalam Sipol akan diperiksa oleh KPU saat mereka resmi lakukan pendaftaran. Lantas bagaimana tahapan pemeriksaan yang akan dilakukan KPU ketika parpol datang membawa berkas tersebut?

Komisioner KPU RI, Viryan Aziz memaparkan seluruh rangkaian pengecekan berkas tersebut. Kata dia, seluruh parpol harus mencetak dokumen yang telah diisi di dalam Sipol. Setelah itu, lanjut dia, parpol harus menyusunnya berurutan sesuai dengan regulasi yang sudah tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2017.

“Kalau partai datang hal yang pertama, kita cek dokumen pendaftaran yang dibawa. Dokumen itu urutannya sesuai yang disyaratkan,” kata Viryan di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

Ia menerangkan, dokumen itu diawali dari formulir F yang berisi surat pendaftaran parpol. Formulir F1 surat pernyataan memiliki kepengurusan Parpol, yang terdiri daftar susunan pengurus dan alamat kantor

tetap Partai Politik.

Dilanjutkan dengan formulir F2, surat pernyataan berupa bukti sah mempunyai anggota Parpol. Formulir F3 surat penyertaan keterwakilan perempuan dan formulir F4 surat keterangan domisili, kantor tetap kepengurusan parpol.

“Misalnya ya, paling atas form F parpol, surat pendaftaran partai politik, itu harus di atas. Itu sudah diatur dalam juknis kita, di bawahnya F1, dibawahnya lagi F3 selanjutnya F4. Nah ini harus berurutan, kenapa harus berurutan? karena dokumen ini nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya bakal memeriksa segala berkas itu secara detail, untuk memastikan kalau dokumen persyaratan yang telah ditentukan tak ada yang terlewat. Apabila, data yang diserahkan dianggap sudah lengkap, pihaknya akan memberikan bukti sebuah tanda terima.

“Jadi kita ingin tertib sampai detail, termasuk dokumennya sampai terakhir ada 11 dokumen. Terakhir itu dokumen salinan nomor rekening. Nah itu nanti dicek, urutannya kalau sudah pas nanti diceklis, sudah lengkap atau belum. Nah kalau partai itu sudah lengkap, kita ceklis seperti itu baru kita input di sipol. Setelah diinput disipol nanti keluar tanda terima,” tuturnya.

Lebih lanjut, Viryan berkata, jika pada pengecekan dokumen ditemukan sebuah data yang kurang lengkap, maka pihaknya akan mengembalikan seluruh berkas parpol tersebut. KPU, kata dia, tak menerima sebuah titipan dokumen parpol yang dinilai masih tak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jadi tidak ada, ini titip dulu, lalu kurangnya menyusul, tidak ada. Karena itu dokumen politik,” tuturnya.

Menurutnya, proses pemeriksaan data pada saat pendaftaran, menghabiskan waktu yang cukup lama.

“Proses pemeriksaan itu bisa lebih dari satu jam, karena itu kan (dokumen) banyak kita cek semuanya,” pungkasnya.

138total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *