Cabut Larangan Cantrang, Langkah Presiden Jokowi Tuai Pujian

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut larangan cantrang dan payang kapal nelayan saat melaut. Hal itu diputuskan setelah ribuan nelayan berunjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.

Menanggapi hal itu, tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Ubaidillah Amien Moch mengapresiasi keputusan Jokowi. Diketahui, per 1 Januari 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melarang nelayan menggunakan alat tangkap cantrang.

Ubaidillah mengaku mendukung penuh langkah bijaksana dari pemerintahan Jokowi yang mendengar suara nelayan. Mengingat kebijakan pelarangan cantrang mengakibatkan kerugian yang besar bagi para nelayan.

Ia menyebut di daerah Tegal, Jawa Tengah ada sekitar 600 kapal cantrang tidak beroperasi, 12 ribu awak kapal kehilangan pekerjaan jika kebijakan Menteri kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dijalankan.

“Ini merupakan keputusan yang tepat karena jika larangan cantrang diberlakukan, ada banyak orang yang merasakan dampak yang luar biasa. Ratusan ribu orang akan kehilangan akses ekonominya,” tegas Ubaidillah, Rabu (17/1/2018).

Ia pun meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk lebih aktif melakukan dialog dengan nelayan. Hal itu untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterbitkan pemerintah bisa benar-benar menjawab tantangan keberlangsungan perikanan di Indonesia.

84total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *