Berlian Tihang Masuk, Kader Demokrat Tergeser

Munculnya nama bakal calon bupati (balonbup) Lampung Utara (Lampura), Berlian Tihang membuat peta politik menjelang Pemilihan Bupati Lampura berubah.

Berlian yang akan berpasangan dengan Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Lampura Yusrizal, menyebabkan terjadinya pergeseran kandidat.

Anggota Fraksi PD DPRD Lampung Nerozely Agung Putra mengaku akan mundur dari pencalonan sebagai balonbup. Meskipun selama ini dia sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mendaftarkan diri sebagai balonbup ke sejumlah partai politik (parpol).

Dia mengatakan sudah bertemu Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Bachtiar Basri. Dalam pertemuan tersebut, Bachtiar meminta Nero untuk legawa oleh keputusan DPP PAN yang sudah menunjuk pasangan Berlian-Yusrizal. Berlian kini tercatat sebagai wakil ketua DPW PAN Lampung.

”Saya sudah ketemu Pak Wagub (Bachtiar Basri). Pak wagub minta sama saya supaya PAN mengusung Berlian Tihang. Saya diminta legawa. Ya sudah, nggak ada masalah. Terus wakilnya silakan ambil ketua DPC Demokrat Lampura (Yusrizal),” kata Nero—sapaan akrabnya—kepada wartawan, Rabu (30/8).

Menurut Nero, permintaan Bachtiar tersebut tidak menjadi masalah. Hal tersebut demi terwujudnya koalisi paket PD-PAN dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung serta Pilbup Lampura dan Tanggamus 28 Juni 2018. Dua parpol ini berharap M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (Ridho Berbakti) terus berlanjut. ”Ya nggak apa-apa, saya legawa. Itu demi Ridho Berbakti jilid II,” ucapnya.

Tidak hanya itu. Nero memastikan bahwa hasil surat rekomendasi dari DPP PAN sudah dikantongi Berlian-Yusrizal. Oleh karena itu, Nero juga segera mundur dari pencalonan bupati dan tidak lagi menunggu kepastian surat rekomendasi dari DPP PAN maupun DPP PD.

”Dari sekarang saya mundur, tidak perlu tunggu surat rekomendasi. Saya juga kan sudah tidak keliling Lampura lagi,” ucapnya.

Pada bagian lain, balonbup dari Partai Golkar (PG), Aprozi Alam, mengatakan, saat ini menyiapkan deklarasi pencalonan. ”Insya Allah deklarasinya akhir bulan 10 atau awal bulan 11,” kata Aprozi kepada Radar Lampung, Minggu (3/9).

Dia mengatakan, tengah menunggu rekomendasi sebagai calon bupati dari DPP PG. ”Rekom kan harus ada wakilnya juga. Insya Allah sebelum pendaftaran ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), wakil sudah ada. Pasangan juga sedang proses komunikasi, mencari yang terbaik untuk masyarakat Lampung Utara,” kata dia.

Bendahara DPD I PG Lampung ini menambahkan, dia juga sedang dalam proses komunikasi dengan sejumlah parpol untuk berkoalisi. ”Insya Allah sebelum deklarasi semua sudah final. Doakan ya, siapa tahu nasib saya baik. Jadi bupati,” selorohnya.

208total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *