Berikut Rekayasa Lalin Terkait Uji Coba Underpass Matraman-Salemba

Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, memberlakukan rekayasa arus lalu lintas terkait uji coba open traffic Underpass Matraman-Salemba, hari ini. Pengguna jalan diimbau agar dapat menyesuaikan pengaturan arus lalu lintas yang diberlakukan.

“Ya sehubungan dengan uji coba open traffic Underpass Matraman-Salemba, tanggal 10 April 2018, pukul 06.00 WIB, dilakukan rekayasa arus lalu lintas,” ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Selasa (10/4).

Dikatakan, underpass Matraman-Salemba dibangun untuk mengakomodir arus lalu lintas dari Jalan Matraman Dalam menuju ke arah Jalan Pramuka dan Jatinegara.

“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang berlaku,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan pembangunan Lintas Bawah Matraman-Salemba berlokasi di Jalan Matraman Raya, Jalan Matraman Dalam dan Jalan Pramuka Raya, Jakarta Pusat.

Pembangunan underpass ini bertujuan untuk menghilangkan persimpangan sebidang sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas pada Simpang Matraman yakni, lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jalan Tambak) yang menuju Jatinegara serta lalu lintas dari Barat (Manggarai/Jalan Tambak) yang menuju Jalan Pramuka Raya.

Panjang keseluruhan Lintas Bawah yaitu 670,1 meter dan lebar 7 meter. Lintas bawah ini mempunyai konstruksi yang khusus karena bercabang dua yaitu dari arah Jalan Matraman Dalam bercabang ke arah Jalan Pramuka Raya dan ke Jalan Matraman Raya.

Struktur dinding penahan tanah dibuat dengan menggunakan struktur pondasi secant pile. Sistem drainase menggunakan 5 unit pompa yaitu 3 pompa utama dan 2 pompa penguras.

Berikut rekayasa arus lalu lintasnya:

1. Pengaturan di Simpang Matraman (Salemba Raya-Matraman Dalam)

– Arah lalu lintas pada fly over Matraman yang semula diberlakukan sistem pengaturan lalu lintas dengan pembagian waktu akan dikembalikan seperti semula.

– Arus lalu lintas dari Jatinegara menuju Senen dan Pramuka yang semula dialihkan melalui Matraman Dalam-Jalan Proklamasi-Jalan Diponegoro-Jalan Salemba Raya akan diberlakukan kembali seperti kondisi awal. Dinding pembatas akan dibuka sehingga pengguna jalan bisa langsung lurus menuju Senen.

2. Pengaturan di Samping Megaria (Jalan Proklamasi-Jalan Diponegoro)

– Akan dilakukan penyesuaian terhadap fase dan waktu siklus lampu lalu lintas di Simpang Megaria.

– Pada ruas Jalan Proklamasi mulai dari Simpang Megaria sampai dengan Simpang Jalan Proklamasi-Jalan Penataran akan diberlakukan sistem satu arah dari utara menuju selatan.

– Jalan Penataran yang semula dua arah akan diberlakukan sistem lalu lintas satu arah ke utara (Jalan Proklamasi-Jalan Diponegoro).

– Arus lalu lintas dari Mangunsarkoro diberlakukan larangan belok kanan.

– Arus lalu lintas dari Manggarai menuju arah barat/timur melalui Jalan Proklamasi-Jalan Penataran-Jalan Diponegoro.

– Arus lalu lintas dari Manggarai menuju Pramuka/Jatinegara belok kanan di samping Tambak melalui Matraman Dalam-masuk underpass (lurus ke Pramuka dan kanan Jatinegara). Sementara, arus lalin menuju Menteng melalui Jalan Proklamasi-Jalan Penataran-lurus ke arah Menteng, belok kanan ke RSCM, dan kiri ke Imam Bonjol.

– Arus lalin dari Menteng menuju Pramuka dan Jatinegara melalui Jalan Proklamasi- Matraman Dalam- masuk underpass Matraman.

– Arus lalin dari Imam Bonjol menuju Pramuka dan Jatinegara belok kanan di samping Megaria-Jalan Proklamasi-Jalan Matraman Dalam-underpass Matraman.

120total visits,4visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *