AS Bekukan Dana Bantuan bagi Pengungsi Palestina

Amerika Serikat (AS) kembali membekukan dana bantuan luar negerinya. Kali ini, Negeri Paman Sam membekukan bantuan senilai USD125 juta (setara Rp1,6 triliun) yang diperuntukkan bagi badan PBB untuk pengungsi Palestina.

Pembekuan itu disampaikan oleh situs berita Axios. Dana bantuan tahunan itu sedianya diberikan oleh AS ke Badan Bantuan PBB (UNWRA) pada 1 Januari. Akan tetapi, dana dibekukan hingga pemerintah AS selesai melakukan peninjauan ulang terhadap Otoritas Palestina.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan membekukan dana bantuan kepada UNRWA yang diperuntukkan bagi pengungsi Palestina. Politikus Partai Republik itu menuduh Otoritas Palestina tidak lagi memiliki keinginan untuk menggelar perundingan damai dengan Israel.

“Kami membayar RATUSAN JUTA DOLAR setiap tahun dan tidak mendapat apresiasi atau respek. Mereka bahkan tidak lagi ingin menegosiasikan kesepakatan damai dengan Israel. Karena Palestina tidak lagi ingin melanjutkan perundingan damai, mengapa kita harus terus mengeluarkan banyak uang?” cuit Donald Trump lewat akun Twitter, mengutip dari Reuters, Sabtu (6/1/2018).

AS diketahui memberi bantuan senilai USD260 juta (setara Rp3,4 triliun) ke Palestina pada 2016. Washington juga merupakan penyumbang dana bantuan terbesar bagi UNRWA yang pada 2016 menggelontorkan uang senilai USD368 juta (setara Rp4,9 triliun).

Palestina sendiri merespons ancaman pembekuan itu dengan mengatakan bahwa Yerusalem tidak untuk dijual. Mereka tidak akan mau menukar Yerusalem yang disebut sebagai ibu kota abadi dengan emas atau uang bernilai ratusan juta.

Sebagaimana diketahui, pemerintah AS mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember 2017. Bagi Palestina, keputusan tersebut membuat AS tidak lagi pantas menyandang predikat broker atau mediator negosiasi damai dengan Israel. Sebab, secara jelas Amerika sudah berpihak pada Israel.

98total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *