Batasan Masa Jabatan Presiden Tiongkok Diminta Dihapus

Partai Komunis Tiongkok mengusulkan agar pasal yang membatasi masa jabatan presiden selama dua periode berturut-turut dihapuskan.

Sesuai konstitusi setempat, masa jabatan Presiden Xi Jinping akan berakhir pada 2023. Sebelumnya diyakini bahwa Xi akan berusaha memperpanjang masa kekuasaannya.

Kantor berita pemerintah¬†Xinhua¬†pada Minggu (25/2) memberitakan: “Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok mengusulkan dihapuskannya pasal yang menyebutkan bahwa presiden dan wakil presiden Tiongkok tidak boleh menjabat selama lebih dari dua periode beruntun.”

Xi disebut-sebut sebagai pemimpin Tiongkok paling berkuasa sejak era Mao Zedong.

Para anggota Komite Sentral itu dijadwalkan akan menggelar pertemuan di Beijing, Senin (26/2). Usulan tersebut akan diajukan ke sidang tahunan Kongres Rakyat Nasional yang akan dimulai pada 5 Maret mendatang.

Xi menjabat sejak 2013 dan berdasarkan sistem yang berlaku sekarang dia harus pensiun pada 2023.

Batasan masa jabatan presiden dianut pada 1990an, ketika pemimpin negara itu Deng Xiaoping berusaha mencegah berulangnya kekacauan yang terjadi pada era Mao.

108total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *