Banjir Melanda Sejumlah Titik di Jakarta, Ketinggian Genangan Bervariasi

Banjir terjadi di sejumlah titik di Jakarta Selatan dan Timur akibat hujan deras yang terjadi sore kemarin. BPBD DKI Jakarta menyebutkan genangan air bervariasi di tiap titik.

Di Kecamatan Kebayoran Baru, Kecamatan Pasar Minggu, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Timur terdapat genangan air mulai dari 20 hingga 80 sentimeter. Sementara di Kecamatan Cipinang Melayu dan Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur ketinggian genangan antara 20 hingga 45 cm. Genangan terjadi akibat meluapnya kali.

“Saat ini BPBD sedang melakukan pendataan dan melakukan koordinasi,” ujar Feri, petugas piket BPBD DKI saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (20/10/2017) dini hari.

Saat ini, puluhan warga di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan masih mengungsi di Masjid Al Ridwan akibat rumahnya terendam. Genangan yang terjadi di sana karena tanggul jebol saat hujan deras melanda.

Feri mengatakan, BPBD telah memberikan bantuan masa panik kepada korban pengungsian tanggul di Kelurahan Jati Padang. “Untuk korban tanggul jebol BPBD sudah memberi bantuan. Seperti selimut, matras, bahan makan dan alat mandi,” tukasnya.

Sementara di Gang Koba, RT 02 RW 06, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, banjir merenggut nyawa seorang warga. Korban bernama Ridwan (30) meninggal dunia sore kemarin diduga karena tersengat listrik saat memindahkan barang elektroniknya dalam rumahnya yang terenda, banjir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan malam tadi langsung melayat ke rumah duka dan melihat langsung penanganan banjir di wilayah itu.

Anies menyepatkan diri untuk berdiskusi dengan warga. Menurut penuturan warga, wilayah itu memang hampir tiap tahun selalu mengalami kebanjiran. “Ini Kali Krukut. Cuma 300 meter dari sini. Dan memang selalu meluap,” papar salah seorang warga saat berbincang dengan Anies.

Mendengar hal tersebut, Anies pun berjanji akan menindaklanjuti. Dirinya memastikan akan mencari solusi untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut.  “Mungkin nanti akan coba kita keruk. Paling tidak bisa membantu mempercepat air,” terang Anies.

Anies Baswedan bersama timnya termasuk Naufal Firman berjalan kaki menerjang banjir untuk tiba di Musala Nurul Iman, tempat jenazah Ridwan disemayamkan.‎ Saat Anies tiba, jenazah Ridwan sedang didoakan oleh keluarga korban.

Caswati, kakak korban mengatakan, Ridwan ditemukan sudah tak bernyawa sekitar pukul 17.00 WIB sore tadi. “Diduga kakinya tersandung, jatuh, lalu kesetrum,” katanya.

Setelah mendengarkan cerita dari Caswati, Anies Baswedan juga memimpin doa untuk jenazah Ridwan. Usai berdoa, Anies kemudian menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban.  “Semoga dimudahkan bagi yang berpulang dan juga ditinggikan tempat-Nya,” kata Anies.

32total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *