Anggota Polri Ikut Lelang Jabatan Deputi Penindakan KPK

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad menyampaikan, lembaganya sudah menyodorkan seorang perwira tinggi (Pati) untuk mengisi jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditinggalkan oleh Irjen Polisi Heru Winarko.

Tanpa menyebutkan identitas, Iqbal mengatakan, nama itu sudah dikirimkan ke lembaga antirasuah yang sedang menggelar open bidding atau lelang jabatan strategis setelah ditinggalkan Irjen Heru Winarko dengan tugas baru sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional menggantikan Komjen Budi Waseso.

“Saya tidak bisa sebutkan nama, tapi yang jelas Polri sudah mempersiapkan Pati yang sudah dikirimkan namanya,” kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Sebelumnya Iqbal menyampaikan, tidak menutup kemungkinan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman juga ikut dalam open bidding untuk mengisi jabatan strategis itu. Mengingat yang bersangkutan mempunyai pengalaman dalam bidang tersebut.

“Semua kemungkinan bisa terjadi, bisa ikut open bidding karena jelas Pak Aris Budiman adalah perwira tinggi bintang satu yang punya integritas dan pengalaman, tapi juga bisa mungkin ditarik ke polisi,” ungkap Iqbal pada Jumat 2 Maret lalu.

 

Sekedar informasi, Irjen Heru telah resmi dilantik sebagai Kepala BNN oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis 1 Maret 2018 lalu menggantikan Komjen Pol Budi Waseso yang memasuki masa pensiun.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 14/M Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNN tertanggal 28 Februari 2018. Sementara Heru sebelumnya adalah Deputi Penindakan KPK yang dilantik pada 15 Oktober 2015.

Lulusan Akademi Kepolisian pada 1985 itu juga pernah menjabat sebagai Staf Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan bidang ideologi dan konstitusi.

Pada 2012, Heru menjabat sebagai Kapolda Lampung maupun bertugas di Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri pada 2009 dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri pada 2010.

Heru juga telah dianugerahi sejumlah tanda jasa antara lain Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidja Sistha, Satya Lencana Karya Bhakti, Satya Lencana Ksatria Tamtama dan Bintang Bhayangkara Nararya.

72total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *