Akun Saracen Penyebar Ujaran Kebencian Diblokir, Rudiantara: Untuk Kepentingan Penyidikan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan alasan belum memblokir ratusan ribu akun media sosial (medsos) yang digunakan oleh jaringan penyebar konten kebencian dan fitnah yang berhimpun di Saracen.

Menurut Rudiantara, penyidik kepolisian masih sedang menyelidiki kasus Saracen sehingga memerlukan meneliti akun-akun Saracen untuk mengungkap kemungkinan ada pelaku lainnya yang turut terlibat dalam kejahatan siber tersebut.

“Itu memang tidak ditutup karena Polri membutuhkan untuk penyidikan, biasanya melakukan analisis, profaling dan sebagainya dari jejak digitalnya,” kata Rudiantara saat menghadiri HUT ke-12 KoranSINDO pada Selasa 29 Agustus 2017 malam.

Rudiantara menegaskan, apabila sudah selesai dilakukan penyelidikan maka pihaknya akan menutup semua akun yang terlibat dengan Saracen tersebut. Ia yakin polisi akan segera mengungkap semua yang terlibat.

Dia pun mengingatkan, agar masyarakat dapat memetik manfaat dari pengungkapan sindikat Saracen tesebut. Masyarakat diminta bijak menggunakan media sosial dan memilah informasi sebelum disebarkan, yang berujung merugikan orang lain.

“Tapi kalau nanti teman-teman kepolisian sudah menyatakan sudah cukup kita akan tutup, itu hanya untuk penyidikan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri telah meringkus sejumlah orang pengelola grup Saracen yang diduga menyebarkan ujaran kebencian. Mereka dijerat Pasal 45A ayat 2 junto Pasal 28 Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

185total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *