Aksi 29 September di DPR Bakal Diikuti 50 Ribu Massa Ormas Islam

Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam menyambangi Gedung MPR/DPR/DPD Senayan, Jakarta Pusat. Di antaranya Forum Umat Islam (FUI), Presidium Alumni 212, dan Front Pembela Islam (FPI).

Kedatangan mereka untuk menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan menyampaikan aspirasinya jelang aksi pada Jumat 29 September atau aksi 299 mendatang di Parlemen.

Mereka yang hadir diantaranya Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Wasekjen FPI Ja’far Sodhiq, dan Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif. Setidaknya, ada dua hal yang mereka minta kepada DPR.

“Kita minta DPR mengawal konstitusi Undang-undang tentang larangan PKI itu dengan betul-betul. Ada beberapa tuntutan juga kepada DPR untuk MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) memberhentikan anggota yang sudah terang-terangan anti-Pancasila,” ujar Ja’far di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (25/9/2017).

Lalu, Slamet Maarif menjelaskan rencana aksi yang akan dilakukan pada Jumat 29 September atau aksi 299 di depan Gedung DPR. Ia berharap, perwakilan massa aksi nantinya dapat diterima oleh pimpinan.

“Nanti hari Jumat akan turun 50.000 massa setelah salat dzuhur. Mohon dikondisikan pimpinan DPR dan MPR,” kata dia.

Tak hanya itu, Maarif juga menceritakan soal pengepungan massa di Gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Maarif meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjelaskan hal tersebut.

“Kita melihat ada kejanggalan dan keanehan. Acara tidak ada izin tapi kenapa enggak ada pencegahan, seperti garis polisi ke LBH dan panitia diciduk, maka enggak akan terjadi bentrok pada Senin dini hari lalu,” jelas Maarif.

67total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *