17 Rumah di Banyumas Rusak Akibat Gempa Tasikmalaya

Wilayah Kabupaten Banyumas ikut terdampak gempa 7,3 SK yang mengguncang Tasikmalaya pada tengah malam, Jumat 15 Desember 2017. Puluhan rumah warga di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dilaporkan mengalami kerusakan.

Data yang dihimpun Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, sebanyak tujuh belas rumah alami kerusakan di Kecamatan Pekuncen mengalami kerusakan, empat di antaranya rusak parah.

Kerusakan rumah warga juga terjadi di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Sebanyak enam rumah rusak parah. “Satu rumah ambruk sehingga tidak bisa ditempati,” kata Ady Candra, koordinator Tagana Kabupaten Banyumas, Sabtu (16/12/2017) pagi.

Ia melanjutkan, lima rumah lainnya di kecamatan Sumpiuh mengalami kerusakan tembok ambrol dan alami retak akibat guncangan gempa yang terjadi sekitar 20 detik itu.

“Rumah roboh akibat gempa Bumi juga terjadi di Desa Nusamangir RT 01 RW 06 di grumbul bengkelung. Rumah jenis gudangan milik Siti Maryam (43) roboh. Korban jiwa nihil, kerugian ditaksir Rp 20 jt. Rencananya, warga dan babinsa melaksanakan karya bhakti”, ujarnya.

Selain rumah warga, dua rumah sakit di Banyumas mengalami kerusakan di beberapa ruangan. Setidaknya, dua ruangan di RSUD Banyumas mengalami kerusakan, yakni Ruang Radiologi dan Ruang Talasemia. Bagian tembok alami retak dan semen ambrol. Langit-langit di sejumlah titik di RSUD Banyumas juga jatuh.

Selanjutnya, Rumah Sakit Siaga Medika mengalami kerusakan pada bagian depan, yakni kaca pintu masuk yang pecah. “Saat ini kami masih asessment wilayah terdampak di Pasiraman Lor ,” kata Ady.

Sampai saat berita ini ditulis, Tagana Kabupaten Banyumas masih mendata dampak gempa yang dilaporkan di kecamatan Ajibarang, kecamatan Kedungbanteng dan kecamatan Sokaraja. Terkait korban jiwa, sampai berita ini ditulis tidak ada korban jiwa.

 

122total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *